SELAMAT DATANG DI PT. SINAR PURE FOODS INTERNATIONAL

Website ini memperkenalkan hasil produksi PT. Sinar Pure Foods International yang dipasarkan di Indonesia yaitu ikan tuna dalam kaleng dengan beberapa macam rasa khas daerah, baik untuk target pelanggan (customer) yang sensitif hargamaupun pelanggan yang sensitif akan penampilan dan kualitas. Mengapa Serba Tuna ? Menurut hasil penelitian ikan tuna memiliki banyak kelebihan, diantaranya :

Kaya akan kandungan Omega-3 yang berfungsi untuk menurunkan kadar cholesterol darah, menghambat proses terjadinya penyumbatan pembuluh darah dan mempunyai peran penting dalam proses pertumbuhan anak. Mengkonsumsi ikan tuna 30 gram sehari dapat mereduksi resiko kematian akibat penyakit jantung. Kaya akan berbagai macam mineral seperti iodium, selenium, kalium dan natrium. Sumber vitamin A dan B6, sangat baik untuk pemeliharaan sel epitel, peningkatan imunitas tubuh, pertumbuhan dan penglihatan.

web
web2
web3

LATAR BELAKANG PERUSAHAN

PT. Sinar Pure Foods international didirikan sesuai dengan undang-undang penanam modal nomor 1 tahun 1967 tanggal 28 juni 1991 berdasarkan akte notaris Benny Kristianto, SH. Nomor 279 yang diubah dengan akte notaris nomor 255 tanggal 10 Agustus 1991 atas nama notaris yang sama.

Akte notaris disetujui oleh menteri kehakiman melalui surat keputusan no.C2-4267-HT.01.01.TH’91 tanggal 9 Agustus 1991 dan dipublikasikan dalam tambahan nomor 4623 berita Negara no. 98 tanggal 6 desember 1991.

Akte perusahaan telah diubah dengan akte notaris no 1 tahun 1995 tentang “Perseroan Terbatas”, perubahan tersebut disetujui oleh menteri hukum dan hak asasi manusia melalui surat keputusan no. C-22517 HT.01.04.TH.2003 tanggal 19 september 2003.

Profil Perusahan

Perlu diinformasikan bahwa sejak berdiri dan beroperasinya PT. Sinar Pure Foods International pada  bulan Oktober 1992, semua hasil produksinya ditujukan untuk pasaran ekspor, terutama ke Amerika dan Eropa. Kemudian ekspor melebar masuk ke pasaran Timur Tengah, Jepang dan berapa Negara lainnya.  Karena peran ekspor inilah maka PT. Sinar Pure Foods International diberikan fasilitas sebagai Kawasan Berikat Bea Cukai.

Pasar Ekspor

Ekspor dilakukan melewati Pelabuhan Kontainer Bitung yang berjarak sekitar 15 menit dari lokasi pabrik. PT. Sinar Pure Foods International mempunyai gudang dengan kapasitas besar dan lokasi pemuatan produk ke dalam kontainer yang luas sehingga kegiatan pelabelan, pengkartonan dan pemuatan bisa berjalan lancar sehingga kualitas mutu produk terjaga dengan baik.

Untuk pasar ekspor, pembeli (buyer) diberikan pilihan untuk menggunakan merek yang dimiliki oleh pembeli atau merek PT Sinar Purefoods International. Jenis-jenis produk untuk pasar ekspor adalah:

  • 2 kg cans size (institutional packaging)
  • ½ lb cans size (retail packaging)

Jenis Kemasan :

  • S/YCO : Skipjack/Yellowfin Chunk in Oil
  • S/YCB : Skipjack/Yellowfin Chunk in Brine
  • S/YSO : Skipjack/Yellowfin Solid in Oil
  • S/YSB : Skipjack/Yellowfin Solid in Brine

Pasar Domestik

Dengan semakin berkembangnya pasar domestik Indonesia dan adanya permintaan akan ikan tuna kaleng dari masyarakat yang berdomisili di daerah Sulawesi Utara, maka manajemen memutuskan untuk memproduksi dan memasarkan ikan kaleng dengan menggunakan bumbu khas daerah Sulawesi Utara yaitu Sambal Goreng Rica Pedas dan Bumbu Woku Pedas .  Untuk konsumen yang tidak tahan pedas dan suka memasak dengan bumbu buatan sendiri maka juga dibuat varian  berupa Tuna Dalam Minyak baik dalam bentuk potongan besar ikan tuna (chunk) atau potongan kecil (flake).  Untuk keterangan lebih detail mengenai produk produk kami untuk pasaran domestic, bisa dilihat dihalaman Produk kami.

Kualitas Produk

Produk PT Sinar Pure foods juga telah lulus uji FDA sehingga dapat memasuki pasar Amerika. PT Sinar Pure Foods juga mendapatkan sertifikat mutu yang dikeluarkan oleh Pihak Ketiga (BRC, CMI, dll). Sertifikat hanya berlaku untuk jangka waktu tertentu dan akan diperiksa oleh auditor yang memastikan kualitas produk PT Sinar benar-benar terjamin.

Proses Produksi

Proses produksi di PT Sinar telah melalui proses produksi yang baik (Good Manufacturing Practice) dan mendapatkan Sertifikat Kelayakan dari Departemen proses Perikanan dan memenuhi standar HACCP (Hazard Analysis dan Critical Control Point) yang merupakan persyaratan untuk ekspor terutama ke Eropa.

Ikan yang diterima, sebelum masuk ke ruang produksi maka akan diperiksa lebih dahulu oleh bagian quality control baik secara organoleptic, suhu tulang belakang ikan maupun secara kimiawi untuk mengetahui kadar histamin dan kadar garam.   Suhu ikan yang terlalu tinggi berarti telah terjadi proses kimiawi dalam tubuh ikan yang bisa menyebabkan kerusakan (salah satunya ditandai dengan tingginya kadar histamin).  Oleh Karena itu pengangkutan, penganan dan penyimpanan ikan harus dilakukan pada suhu rendah dengan menggunakan cold storage.

Ikan yang sudah lolos uji kualitas akan disortir berdasarkan jenis spesies dan ukuran berat ikan.  Ikan-ikan ini kemudian disiangi, dibuang isi perutnya, dicuci dan kemudian dimasak (precook) dengan menggunakan uap air panas dengan lama waktu sesuai ukuran ikan.  Pemasakan bertujuan untuk membunuh kuman dan bibit penyakit berbahaya sekaligus memudahkan proses produksi selanjutnya.

Setelah pemasakan, ikan di dinginkan dan kemudian dilepas dan dibuang kepalanya. Ikan selanjutnya dibuang kulitnya dan dilepas tulang dan durinya, dipisahkan daging merahnya sehingga tertinggal daging ikan yang bersih.  Proses ini biasa disebut Skinning-Loining.

Daging Ikan yang telah bersih kemudian dimasukkan ke dalam mesin pengisi daging ikan ke dalam kaleng atau bisa disebut mesin pakshaper.  Dari mesin ini keluar kaleng yang telah berisi ikan sesuai berat yang diinginkan.  Kemudian kaleng berisi ikan tersebut diisi dengan medium baik berupa air garam, minyak atapun bumbu saus sesuai pesanan. Setelah itu kaleng yang telah berisi ikan dan medium kemudian diberi penutup kaleng dan diproses penutupannya (seaming) sehingaga menjadi rapat dan kedap udara (Hermetis). Proses penutupan kaleng ini sangat beresiko sehingga petugas quality control harus memastikan bahwa hasil penutupan oleh mesin penutup kaleng (seamer) harus sudah hermetis dan telah sesuai standard yang ditentukan.

Kaleng-kaleng tersebut kemudian di sterilisasi untuk membunuh bibit bibit penyakit yang masih ada ataupun yang timbul pada saat proses produksi berlangsung.  Sterilisasi di lakukan dengan memasukkan kaleng ke dalam ruangan sterilisasi bertekanan (retort chamber) kemudian dialiri uap air panas sehingga mencapai suhu tertentu selama waktu tertentu sesuai denga jenis produk yang disterilisasi.  Setelah proses sterilisasi selesai kemudian dilakukan pendinginan cepat dengan mengalirkan air ke dalam ruang sterilisasi, hal ini mencegah berkembang biak-nya bakteri mesophilic yang bisa hidup dalam suhu hangat.

Kaleng-kaleng produk yang telah disterilisasi kemudian ditiriskan dan didinginkan sebelumnya, baru kemudian dikeringkan dan disimpan untuk tujuan inkubasi dan kepastian kualitas produk telah aman sebelum dilepas dipasaran.  Setelah kaleng produk tersebut dipasang label dan dimasukkan dalam karton maka produk tersebut siap dikirim dan diedarkan kepada para pelanggan.